Langsung ke konten utama

Die Hard: Kumpulan Seni Cara Beradaptasi

Konten [Tampil]


The Fool Tarot
Let 's journey begin

Crypto Currency

Dua hari terakhir di long weekend ini saya habiskan untuk mengenal lebih dekat dengan Crypto Currency. Crypto adalah hal baru bagi saya. Meski Bau-baunya sudah terdeteksi sebelum pandemi.

Cuma saraf di otak saya belum menunjukkan sinyal ketertarikan pada penemuan ini. Alias hare-hare (dont care in English-na). Kabar mengenai uang digital lewat begitu saja. Alih-alih membaca saksama mengenai Crypto, malah tertarik pada seputar gosip-gosip tak karuan saja. 

Sampai kemarin. Sebelum perang Rusia Ukraina meletus. Maka di kesempatan itu saya pergunakan untuk bertanya segala hal termasuk koin Leslar, Winda Mansyur, hingga Lord Ghozali Everyday.

Crypto Currency
semoga ada yang nyawer bitcoin

Begitu lah saya mengolah informasi baru. Bukan perkara mudah ternyata untuk menerima pembaharuan. Padahal saat ini pembaharuan bergerak dengan cepat. Di semua aspek. Dengan kecepatan saya menerimanya, jadi sering keteteran. Bayangkan itu.

Die Hard

Dalam hal adopsi inovasi (penyerapan suatu pembaharuan) terkadang saya merasa menjadi John McClane. Detektif NYPD yang diperankan oleh Bruce Willis dalam film Die Hard 1 sampai 5.

Film ini pertama kali rilis tahun 1988. 34 tahun lalu. Saat revolusi industri ke-3 mulai merasuki ranah peradaban yang ditandai dengan komputasi data. Adanya teknologi digital dan internet.

John McClane merasa keberatan dengan serbuan inovasi. Baginya enggak banget, terlalu menguras otak. Lebih suka dengan cara old fashion. Ribet banget nanya ruangan istrinya di mana, malah disuruh nanya ke komputer. Bukan dijawab saja sama resepsionisnya.

Tahun 1990 Die Hard ke-2 dirilis. Kali ini John McClane harus berurusan dengan perampok yang berkedok pejuang revolusioner. John McClane yang gagap teknologi berusaha menyesuaikan dengan keadaan walau masih ada penolakan. Kesel banget John McClane ini dibuatnya. Teknologi membantu tapi sering bikin dia cape juga.

Sequel ke-3 Die Hard with A Vengeance dirilis tahun 1995, John McClane bersama Zeus Carver (diperankan oleh Samuel L. Jackson) berurusan dengan Kakak dari perampok yang mencoba merampok Nakatomi Building.

Berkedok dendam yang dijadikan pengalihan isu untuk merampok cadangan emas di Bank Federal. Massa diteror menggunakan berita palsu. Polisi dibuat kalang kabut untuk mencari bom yang dipasang di salah satu Sekolah dasar. Sementara mereka dengan leluasa mengambil cadangan emas. Berita palsu senjata mumpuni memang. 

Sequel ke-4 merupakan sequel mimpi buruk terbesar John McClane karena harus berurusan dengan teknologi yang lebih complicated dari pada komputer di meja resepsionis Nakatomi Building. Skeptis dengan revolusi industry 3.0 dan sekarang berada di era revolusi industry 4.0.

Dirilis tahun 2007, berjudul Live Free or Die Hard, John McClane berhadapan dengan seorang ahli IT. Mantan analis data di Departemen Pertahanan AS yang ingin melumpuhkan perekonomian dengan cara meretas. Bukan opsir Al atau Zeus Carver yang membantunya kali ini, tapi Matthew Farrel remaja seusia anak perempuannya.

Sequel ke-5 rilis tahun 2013 dengan judul A Good Day to Die Hard. Sayangnya sequel ke-6 yang rencananya keluar tahun 2021 batal terbit.

Fakta unik mengenai film Die Hard:

  • Negara Indonesia menjadi Negara tujuan perusahaan Nakatomi berbisnis. Kalau gak salah ada topeng dari Bali yang jadi dekorasi gedung itu. Itu tahun 1988. Hollywood sudah mengenal Indonesia rupanya. Bangga aja kesebut gitu. Apalagi diawal cerita.
  •  Villlain di sequel pertama ternyata pemeran Saverus Snape (ini fakta yang gak penting sebetulnya)
  • John McClane ternyata penganut monogami. Karakternya itu ada di sequel ke-2. Walaupun akhirnya bercerai juga karena tidak ada kesepakatan. Karakter setia pada satu istri jarang pada saat itu. Jagoan film biasanya suka galau terus gonti-ganti.
  •  Sequel ke-4. Live Free or Die Hard, ada tanding antara jet tempur F-16 dengan truk. Scene ini tentu Mind blowing pisan. Melawan hukum fisika.
  •  Right man in the wrong place. John McClane selalu ketiban sial berada di tempat yang salah. Begitu juga penjahatnya. Misinya gagal gara-gara John McClane.

 

Die Hard
Die Hard

Bisa mampir juga ke Menerawang Dunia

Berada di tempat yang salah mau tidak mau membuat John McClane harus beradaptasi dengan keadaan. Termasuk dengan pembaharuan teknologi. Meskipun lambat dan ada penolakan terlebih dahulu. Seperti saya sekarang. Mau menyalahkan keadaan ya tidak bisa juga. Masa yang harus dilalui seperti sekarang ini. Dengan perubahan di sana-sini, dengan kecepatan penemuan hal baru. Luar biasa sekali.

Tipe Penerima Inovasi

Dalam penerimaan hal-hal baru tentu melibatkan pengetahuan kita. Jadi ada yang lambat ada yang cepat. Bisa juga nolak. Semua tergantung pada pengetahuan dan kebutuhan. Tentang kecepatan penyerapan inovasi, Rogers (1996) mengkategorikan dalam 6 karekteristik:

  • Innovator atau perintis. Pada dasarnya yang masuk dalam kategori ini adalah manusia-manusia yang menyenangi hal-hal baru dan sering melakukan percobaan.
  •  Early adopter atau pelopor, orang-orang berpengaruh dan mampu mempengaruhi lingkungannya. In my tought semacam influencer saat ini. Para innovator baik secara swadaya atau melalui agen mencari golongan Early adopter sebagai partner agar pembaharuannya dapat diadopsi.
  •  Early Majority adalah orang-orang yang menerapkan pembaharuan itu sesaat setelah dapat informasinya.
  •  Late Majority adalah orang-orang yang menerapkan pembaharuan setelah banyak yang telah menggunakan. Sudah diketahui keuntungannya. Dalam menghadapi pembaharuan terkadang golongan ini tidak cukup dibujuk atau disadarkan, dibutuhkan semacam tekanan baik oleh regulasi atau norma sistem sosial.
  •  Laggard adalah golongan yang paling akhir menerima pembaharuan.  Keterlambatan menerima pembaharuan dikarenakan wawasan dalam memahami ide-ide baru. Biasanya masa lalu dijadikan acuan.

Dan saya akhirnya mengerti mengapa film ini diberi judul Die Hard. Teu paeh-paeh. Sesuai dengan teori evolusi yang dicetuskan oleh Darwin. Individu yang mampu beradaptasi dengan lingkungannya akan bertahan hidup. Meskipun makan waktu, menolak dulu sebelumnya.

But were all Ok

yippee ki yay....


Komentar

  1. Yoppiii.. Selamat, abis ini nulis review film-film oke juga, Teh. BTW, suka sama karakternya John McClane ini. Easy going. Huehehe.. Bagian pemeran Severus Snape ada di film ini, penting menurut saya. Secara saya suka sosok dia di dunia nyata. Rest in Peace Alan Rickman.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha... Thanks to Disney Hotstar bisa maraton film ini dan mengambil esensinya. Die Hard.

      Hapus

Posting Komentar

Because today is a present

Postingan populer dari blog ini

Berbagi Kelembutan Bolu Susu Lembang, Oleh-Oleh Bandung Pisan

Anak Peranakan Tulen Dalam tubuh saya mengalir tiga perempat darah Ciamis. Mamah pituin Ciamis. Lahir di Ciamis, semenjak ABG hingga sekarang Mamah menetap di Bandung. Mengikuti suaminya. Iya, suaminya teh , bapak saya.  “ Suami Mamah saya adalah Bapak Saya ” . Seperti judul sinetron nya ? Bapak sendiri berasal dari Banjaran. Tetapi setelah ditelusuri silsilanya eh, masih ada keturunan Ciamis. Jadi lah saya ini berdarah campuran. Walapun hanya seperempat dan tiga perempat . B angga pisan berdarah indo. Kudu bangga atuh, da saya termasuk produk indo memenuhi standar kearifan lokal.

Tantangan Berkebun Di Perkotaan

Tahun 2019, saya memutuskan untuk berkebun dengan serius . Perlu saya garis bawahi kata serius ini. Serius. Gak main-main.   Saya ingin membuat satu sistem berkebun yang berkesinambungan. Selaras dengan alam serta mendukung misi pemerintah. Menciptakan ketahanan pangan. Membentuk masyarakat yang berdaya guna tingkat dewa. Halaaaaah, panjang amat   dan agak-agak halu. Any way sebab mengapa saya berkebun bisa melipir ke sini . Setidaknya ada dua tantangan yang harus dihadapi ketika memulai berkebun di perkotaan. Tantangan yang bersifat minor dan mayor. Apa saja tantangannya itu? Hayuuuk kita preteli.

Perempuan belum menikah dilarang sakit Asam Lambung

Vonis Asam Lambung Siang itu, saya datang ke pantry tetangga sambil meringis menahan sakit. Sejak Senin lalu, dokter memvonis saya dengan asam lambung berlebih.  Dada rasanya terbakar, setiap menarik nafas. Sesak. Saya benar-benar kaget mengetahuinya. Komponen utama asam lambung yaitu asam chloride.  Salah satu anggota golongan asam kuat. Perpaduan dengan senyawa ‘X’ akan menghasilkan sesuatu yang dahsyat. Satu larutan yang mampu merontokkan logam. Moal dibeja-an senyawa X itu apa, bisi diturutan .  Coba- nya kalau bisa dikeluarkan si asam lambung dari perut saya. Lalu dijual . Akan menguntungkan meureun . Karena asam chloride ini banyak yang membutuhkan.