Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2022

Menengok Inner Child Untuk Pribadi Yang Utuh

Menuntaskan yang tertunda Inner Child Sifat pengalah yang saya miliki, kian lama terasa menjadi beban. Saya selalu merasa gak enakan dan sulit untuk berkata tidak. Sifat yang sejak kecil ditanamkan oleh orang tua saya ini bertujuan agar semua damai.  Rupanya gak enakan ini menjadi masalah tersendiri bagi saya di kemudian hari. Selalu merasa insecure , takut salah. Tidak enak menolak setiap ada yang meminta tolong. Apalagi yang minta tolong orang tua, takut jadi kualat. Walau nantinya saya ripuh sendiri. Saya adalah anak ke-4 dari enam bersaudara. Menjadi jembatan antara anak paling tua dan anak terakhir. Itu sekelumit cerita saya yang harus berjuang dengan rasa gak enakan. Sifat ini ternyata berkaitan dengan masa lalu atau bisa dikatakan dipersembahkan dari masa lalu.  Menurut konsep psikoanalisa, perilaku masa kini dipengaruhi oleh perilaku masa lalu. Namun secara tidak langsung kita harus belajar memaknai masa lalu sehingga terbentuk pribadi yang utuh dan penuh untuk menyambut ber

Pond’s Bright Beauty Dengan Tiga Serum Kaya Manfaat

Perlukah memakai serum pencerah? Menjawab pertanyaan tricky yang kerap mampir di kepala saya, mengapa memakai serum pencerah wajah itu perlu? Setelah saya menggunakannya lalu melihatnya dan merasakan perbedaan pada kulit wajah. Jawabannya adalah saya memerlukan serum. Bukan hanya karena faktor U, alias faktor usia. Sebagai anak 90 ’ s tahu betul dengan faktor satu ini yang sering dijadikan kambing hitam. Anak 90 ’ s adalah generasi di mana rasa sakit hati sudah tergantikan dengan sakit pinggang dan sakit lutut. Kondisi Bumi yang kita tinggali sudah jauh berubah. Sedikit banyak telah memberikan kontribusi atas yang terjadi pada kulit kita. Terutama wajah. Sebagai gerbang jiwa kita.

Die Hard: Kumpulan Seni Cara Beradaptasi

Let 's journey begin Crypto Currency Dua hari terakhir di long weekend ini saya habiskan untuk mengenal lebih dekat dengan Crypto Currency . Crypto adalah hal baru bagi saya. Meski ‘ Bau-baunya ’ sudah terdeteksi sebelum pandemi. Cuma saraf di otak saya belum menunjukkan sinyal ketertarikan pada penemuan ini. Alias hare-hare ( don ’ t care in English-na ). Kabar mengenai uang digital lewat begitu saja. Alih-alih membaca saksama mengenai Crypto, malah tertarik  pada seputar gosip-gosip tak karuan saja.  Sampai kemarin. Sebelum perang Rusia Ukraina meletus. Maka di kesempatan itu saya pergunakan untuk bertanya segala hal termasuk koin Leslar, Winda Mansyur, hingga Lord Ghozali Everyday .