Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2020

The World Of The Married di Dunia Nyata

Dampak PSBB menyeret saya pada (sinetron), eh maaf. Drama Korea The World Of The Married (TWOTM). Sebab utama adalah timeline media sosial dijejali dengan curhatan yang menggebu-gebu. Akun Instagram pemeran pelakor jadi sasaran luapan kemarahan warga +62. Kelakuan Yeo Da Kyung sungguh melelahkan jiwa. Ya Tuhan, padahal bulan puasa saat itu. Setan-setan sedang dibelenggu.  Bagaimana kalau drama tersebut diputar pada saat bulan kemenangan? takutnya tak hanya media sosial Han So Hee yang diteror. Duh, wahai para penikmat drama. Ini sungguh menakutkan.

Menata hati dengan Bertani (Belajar bertani di perkotaan)

Ma’afkan jika judulnya agak syahdu-syahdu begitu. Sudah lama tidak menulis, jadi bikin judul saja sudah absurd. Sesungguhnya tulisan ini tidak mengandung tata cara mengelola patah hati. Apalagi me-manajem kalbu. Wow! Pisan bahasan soal hati dan kalbu mah. Gak akan mampu saya. Lebih baik diserahkan pada ahlinya.
Tapi benar kok, mungkin untuk sebagian orang, bertani itu untuk pelepas penat. Sebab penat bisa berasal dari perasaan dan pikiran. Untuk saya, alasan bertani bisa dilihat pada postingan ini . Saya bertani dengan berbagai cara. Manual, konvesional, matic kalau ada mah. Saya jabanin juga deh.

Siliwangi Bolu Kukus Oleh-Oleh Bumi Pasundan

Bermunculan kerajaan-kerajaan baru, beberapa pekan lalu. Mengingatkan saya pada sebuah diskusi belasan tahun silam bersama Amadeus Dedi, putra Cigugur Kuningan yang terdampar dengan betah di Bandung. Kala itu kami berdiskusi mengenai Uga Siliwangi. Ada juga yang menyebutnya Wangsit Siliwangi.