Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label movie and Enthusiasm

Apa Perlu Mempelajari Masa Lalu?

Tahun 2019 saya mulai 'teracuni' drama Korea. Drama Korea pertama dan satu-satunya yang saya tonton pada tahun 2019 adalah 100 Days My Prince, yang dibintangi oleh personil EXO. D.O. Saya tidak tahu kepanjangan apa D.O itu.  Oh ya, Han So Hee juga main di sana. Jadi putri mahkota yang terlibat affair dengan pengawal perdana Menteri.  Untungnya pengawal Perdana Menteri itu masih single, beda dengan di The World of The Married. Han So Hee terlibat affair dengan laki-laki yang sudah berkeluarga. Peran Han So Hee di The World of The Married sempat membuat sewot warga +62 yang berujung pada penyerangan akun media sosialnya. Tidak ada yang istimewa sebetulnya dari drama 100 Days My Prince, bahkan ada beberapa adegan yang mengadopsi sinetron Indonesia. Misalnya adegan berpapasan dengan sedikit efek slow motion. Penonton dibuat menahan nafas. Menahan nafas gara-gara jengkel sebetulnya. Atau adegan dimana terjadi percakapan, sedangkan objek yang dibicarakan tidak berada jauh dari merek…

The World Of The Married di Dunia Nyata

Dampak PSBB menyeret saya pada (sinetron), eh maaf. Drama Korea The World Of The Married (TWOTM). Sebab utama adalah timeline media sosial dijejali dengan curhatan yang menggebu-gebu. Akun Instagram pemeran pelakor jadi sasaran luapan kemarahan warga +62. Kelakuan Yeo Da Kyung sungguh melelahkan jiwa. Ya Tuhan, padahal bulan puasa saat itu. Setan-setan sedang dibelenggu.  Bagaimana kalau drama tersebut diputar pada saat bulan kemenangan? takutnya tak hanya media sosial Han So Hee yang diteror. Duh, wahai para penikmat drama. Ini sungguh menakutkan.

Didukung Oleh...

Awal tahun ini dibuka dengan kabar mencengangkan yang dibawa oleh Mamah. Dalam hati saya juga ingin menyangkal kabar itu. Tidak ingin memercayai tapi apa daya garis batas sudah malang melintang dari pintu pagar hingga pintu masuk rumahnya. Ngerii sih.


Rumah yang dimaksud adalah rumah salah satu teman mengaji Mamah yang sangat dibanggakan. Bagaimana Mamah tidak bangga? Berkali-kali Mamah  memuji kebaikan Bu Beliau (sebut saja begitu) karena tidak pernah pelit. Sering meneraktir, membuat seragam kegiatan untuk kelompok pengajian mereka.

Kasus yang menimpa teman Mamah itu kasus yang mainstream di negeri ini.  Kasus korupsi. Pengadaan beras buat warga miskin. Haddduh, suka miris kalau begini. Nih, koruptor semiskin apa yaaaa? Sampai tega nyolong beras warga miskin. Lebih miskin dari yang ditolongnya.

Awas Nanti digampar Emergency Door!! [Review Film Mission Impossible : Rogue Nation]

Menyaksikan Kang Ethan Hunt beraksi lagi untuk kesekian kalinya di malam minggu kemarin. Saking pesimisnya gak akan kebagian tiket saya pergi ke blitz sampai lupa sisiran. 

Di Mission Impossible: Rogue Nation ketampanan everlasting Tom Cruise, sempat pula mengalihkan saya dari jalan cerita film. Sampai si akang nanya ceritanya gimana? saya bilang lupa. Soalnya Tom Cruise mengalihkan dunia ku. Dan dunia malam minggu kami langsung buram.

Eits, gak usah dibahas la yaaa.. soal itu mah. Gak penting!

Secara garis besar cerita  Agen IMF: Rouge Nation itu standar (bagi seorang yang kesulitan menyimak jalan cerita akibat melihat ketampanan Kang Ethan Hunt). Sekarang untuk film-film Mata-mata trend-nya musuh dalam selimut. Lah, pan semua negara sudah bersatu padu memerangi ketidakadilan. World Piece.
Jadi  Akang Ethan dkk harus menghadapi Agen Syndicate yang ternyata diprogram sama dengan IMF. Awalnya tujuan pendirian Syndicate buat latihan para Agen. Eh, ternyata malah dipakai tujuan lain sa…