Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label miniadventorial

Siliwangi Bolu Kukus Oleh-Oleh Bumi Pasundan

Bermunculan kerajaan-kerajaan baru, beberapa pekan lalu. Mengingatkan saya pada sebuah diskusi belasan tahun silam bersama Amadeus Dedi, putra Cigugur Kuningan yang terdampar dengan betah di Bandung. Kala itu kami berdiskusi mengenai Uga Siliwangi. Ada juga yang menyebutnya Wangsit Siliwangi.

Belajar nge-Vlog di Crowne PLaza Bandung

Tantangan menulis blog, semakin hari kian seru. Banyak hal yang dapat kita pelajari setiap hari. Seperti hari Minggu kemarin, saya ikut kegiatan untuk belajar membuat vlog. Ambil bagian di kegiatan singkat itu, bukan berarti saya akan menjadi pesaing Atta Halilintar. Melainkan lebih sekadar ingin belajar membuat video camperenik yang enak dicerna sebagai pelengkap blog saya (jika diperlukan). Agar yang menonton enak. Pesan yang saya sampaikan dapat diterima dengan baik. 

BHB: Energi Tak Terbantahkan

Terlebih dahulu saya ingin meminta ma’af yang sebesar-besarnya kepada Neng Rara serta seluruh teman-teman di Bandung Hijab Blogger (BHB). Seharusnya saya membuat tulisan ini fresh setelah acara berlangsung. Namun berkat saya yang saat itu sagala diiluan, sehingga saya kesulitan membagi waku antara menulis, membaca dan belajar, akhirnya tulisan ini mengendap. Telat lebih tiga bulan. I Know, I knowyou might think that I shouldcheck it ke bidan karena telah telat tiga bulan. Ma’afkan saya atas keterlambatan yang amat sangat ini.

Partner ketiga: Unlock your dream with Vivo S-1

Target 2019, saya akan mewujudkan salah satu mimpi saya yaitu memiliki rumah makan.Menu yang ditawarkan adalah raw food. Eits, rada terlalu keren gimana gituuuu. <<<<Raw food>>>>. Sebetulnya makanan raw food tidak terlalu asing bagi orang Sundamah. Bukan hal aneh,orang Sunda suka makan daun mentah. Segala jenis daun, terkecuali daun pintu, daun jendela dan daun telinga. Di-coel dengan sambal atau dibuat lotek (semacam gado-gado) atau karedok. Dibikin salad. Biar kekinian. Memiliki rumah makan adalah kepanjangan dari mimpi saya sebagai petani. Ini bukan sekadar memiliki rumah makan, melainkan sebuah style. Yang mempunyai misi mewabahkan menyebarkan wabah gaya hidup sehat (Eduuun lah, mohon diaamiinkan, saudarah-saudarahkuuu) Saya ingin mengusung konsep from farm to table. Biar pengunjung benar-benar bisa menikmati sayuran segar. Fresh from the kebun.

Insto Dry Eyes untuk Mimin Untuk Kita Semua

“Karena Insto Dry Eyes adalah kunci. Untuk menghadapi gempuran pertanyaan, keluhan, curhatan dan php-an para pelanggan setiap hari”Kalimat di atas saya kutip dari Mae, tetangga saya yang berprofesi sebagai admin toko online. Lebih populer disebut mimin. Rumahnya tidak jauh dari rumah saya. Hanya selemparan wangi bala-bala dan gehu. Toko online yang dia pegang kebanyakan adalah baju anak-anak dan pakaian muslim. Tidak hanya menjawab seputar pertanyaan produk, Mae juga sering mengisi konten pada halaman media sosial di mana dia menjadi garda terdepan.
Tetangga Mae yang menempati kamar no. 10, paling pojok, satu lantai di atas adalah Kang Jhony. Setelah malang-melintang dan mencoba berbagai profesi. Dari menjadi guru les, petugas ekspedisi dan ojek online. Kang Jhony menerima tawaran menjadi admin toko online yang menjual berbagai aksesories otomotif dari mantan costumernya pada saat dia narik ojol. Tampang kekar dengan rambut ikal yang selalu diikat ini, menyatakan siap jika ada akun go…

Produk Terbaru Azalea untuk kulit On Mehndi Day

Hari Minggu, tanggal 31 Maret 2019, senang sekali bisa ikut bagian dalam peluncuran produk terbaru dari Azalea. Bagi sebelumnya mengenal Azalea untuk urusan rambut. Sekarang Azalea punya juga untuk kulit. Apa saja produk-produk Azalea untuk kulit. Yuk kita kenalan!

ASUS Zenfone Max (M2), Partner Bermain Game yang Mumpuni

Tahun ini si merah akan memasuki usia lima tahun. Usia lima tahun untuk ukuran smartphone itu amat sangat luar biasa. Di mana, teman-teman sebayanya sudah banyak yang purna tugas. Tapi tidak bagi si Merah. Dia masih nagen. Bertahan memenuhi permintaan tuannya yang punya banyak tuntutan. Membantu menyelesaikan tugas kuliah. Melancarkan urusan kerjaan di kantor. Curhat via media sosial, hiburan ketika ditinggal pacar (uhuuk!) dan jasa-jasa lainnya yang bakalan panjang kalau disebutkan satu persatu mah.

Berbagi Kelembutan Bolu Susu Lembang, Oleh-Oleh Bandung Pisan

Dalam tubuh saya mengalir tiga perempat darah Ciamis. Mamah pituin Ciamis. Lahir di Ciamis, semenjak ABG hingga sekarang Mamah menetap di Bandung. Mengikuti suaminya. Iya, suaminya teh, bapak saya. 
“Suami Mamah saya adalah Bapak Saya. Seperti judul sinetron nya? Bapak sendiri berasal dari Banjaran. Tetapi setelah ditelusuri silsilanya eh, masih ada keturunan Ciamis. Jadi lah saya ini berdarah campuran. Walapun hanya seperempat dan tiga perempat.Banggapisanberdarah indo. Kudu bangga atuh, da saya termasuk produk indo memenuhi standar kearifan lokal.

Berbagai Kejutan BloggerDay di Trans Studio Bandung & Crowe Plaza Bandung

Apa sih yang lebih mengejutkan dari DA/PA terjun bebas??? Hmmmm, setelah mendapat wejangan dari Bunda Intan. Plus pencerahan dari Mbak Wawa Raji. Penjelasan Mbak Wawa saya bintangin. Di-SS, juga biar gak lupa. Pikiran saya yang kelabu kembali bengras. Drama DA/PA bukan lagi hal yang membuat ngarenjag sampai kepala tuing-tuing. Setidaknya masih ngarenjagkeneh dapat email konfirmasi untuk mengikuti bloggerday dalam rangka ulang tahun BCC ke-4. Tapi ini mah, kaget-kaget bahagia gitu. Sebagai blogger pemalu dan pemula, tidak kaget kumaha atuh? Yang mendaftar hampir tiga kali lipat. Yang bisa ikut hanya 100. Saya sungguh sangat beruntung bisa terpilih dan bertemu dengan para blogger famous dari seluruh Nusantara. 

It is Me, It is You, It is about Mokamula In Sistalisius

Bagi sebagian orang, sebuah dompet bukan hanya tempat untuk menyimpan uang dan kartu identitas. Salah satu contoh orang yang dimaksud tersebut adalah  yaaaa.... si saya ini. Dompet itu adalah benda paling krusial. Benda yang akan menemani kemana kita pergi. Kalau orang ketinggalan gadget itu mati gaya, nah kalau ketinggalan dompet mati kutu! Laaah, koq jadi bawa-bawa makhluk hidup lain ini mah.
Anyway, sebagai orang yang setia (ehmm...,) rasanya malas kalau harus pergi bongkar muat dulu dompet jika akan mengikuti satu event. Maunya satu untuk semua semua untuk satu, seperti motonya Three Musketeer itu,  one for all and all for one. Apalagi jika pada saat proses bongkar muat itu ada yang tercecer. Halaaah bikin sensi biasanya.